Capaian Imunisasi Balita di Kaimana Tinggi, Dinkes Pastikan Layanan Menjangkau Hingga Pedalaman

Selasa, 04 Agustus 2026    18:14 WIT    Bito Wijaya

Maria Khatarian, A.Md.Keb. Kepala Seksi (Kasi) Imunisasi dan Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana

Maria Khatarian, A.Md.Keb. Kepala Seksi (Kasi) Imunisasi dan Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana

Kaimana, 4 Agustus 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan anak melalui program imunisasi yang menjangkau hingga wilayah pedalaman. Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan hingga kini berjalan aman serta lancar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Imunisasi dan Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Maria Khatarian, A.Md.Keb, saat diwawancarai pada Selasa (4/8/2026).

Maria menjelaskan bahwa pelayanan imunisasi bagi balita, baik di wilayah perkotaan maupun kampung-kampung di pedalaman, berlangsung tanpa kendala berarti. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi terus meningkat sehingga pelaksanaan program berjalan dengan baik.

Baca Lainnya :

"Pelayanan imunisasi selama ini berjalan aman dan lancar. Masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman, secara umum sudah memahami pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak dan memberikan respons yang sangat positif," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa anak di Papua perlu mendapatkan imunisasi lengkap sejak masih dalam kandungan melalui pelayanan kesehatan ibu hingga memasuki masa balita. Pemberian imunisasi bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti polio, campak, hepatitis, dan difteri, pertusis, tetanus (DPT).

Berdasarkan data capaian program imunisasi di Kabupaten Kaimana, sebagian besar puskesmas telah mencapai target yang sangat baik, bahkan beberapa di antaranya melampaui 100 persen. Rinciannya sebagai berikut:

  • Puskesmas Kaimana: 98,8 persen
  • Puskesmas Kambala: 100 persen
  • Puskesmas Bofuwer: 90 persen
  • Puskesmas Kururu: 80,1 persen
  • Puskesmas Tugarni: 79,9 persen
  • Puskesmas Yamor: 122,4 persen
  • Puskesmas Waho: 102,9 persen
  • Puskesmas Lobo: 102,4 persen
  • Puskesmas Tanusan: 102,1 persen


Menurut Maria, capaian di atas 100 persen dimungkinkan karena adanya anak dari wilayah lain yang turut mendapatkan pelayanan imunisasi di puskesmas tersebut atau pembaruan data sasaran.

Hasil monitoring petugas kesehatan di berbagai kampung juga menunjukkan bahwa pelaksanaan imunisasi berlangsung kondusif dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi. Tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan program di lapangan.

Selain menjabat sebagai Kasi Imunisasi dan P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Maria Khatarian juga merupakan Ketua Ikatan Bidan Kabupaten Kaimana serta tergabung dalam tim monitoring kesehatan ibu dan anak.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, diharapkan akan lahir generasi Papua yang sehat, berkualitas, terlindungi dari berbagai penyakit menular, serta mendukung upaya percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Kaimana.