Rabu, 05 Agu 2026
Selasa, 04 Agustus 2026 08:58 WIT Bito Wijaya
Emanuel Rahail, S.E., M.Si. (Ketua Komisi C DPRK Kaimana) menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada prinsipnya telah menyetujui penambahan layanan kapal tersebut
Kaimana, 3 Agustus 2026 – Harapan masyarakat Kabupaten Kaimana untuk menikmati layanan pelayaran langsung menuju sejumlah wilayah di Papua bagian utara semakin terbuka. Hal itu menyusul persetujuan prinsip dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terhadap usulan penambahan layanan kapal PT PELNI yang akan menghubungkan Kaimana dengan wilayah utara Papua.
Perkembangan tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRK Kaimana, Emanuel Rahail, S.E., M.Si., dalam wawancara yang berlangsung di Kabupaten Kaimana pada Senin (3/8/2026). Menurutnya, persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang selama ini menginginkan akses transportasi laut yang lebih cepat, mudah, dan efisien.
Emanuel menjelaskan, setelah memperoleh persetujuan dari Kementerian Perhubungan, PT PELNI diminta segera menyusun usulan teknis terkait rute pelayaran yang akan dilayani. Penyusunan tersebut menjadi tahapan penting sebelum pemerintah menetapkan dan mengoperasikan layanan kapal secara resmi.
- Bupati Fakfak Serahkan Nomor Induk Berusaha kepada Pelaku UMKM, Perkuat Legalitas dan Daya Saing Usaha
- Pemkab Mansel dan ITS Perkuat Kolaborasi Lewat Program Ekspedisi Patriot 2026
- Pemkab Fakfak Matangkan Persiapan Peringatan 666 Tahun Masuknya Islam di Tanah Papua dan HUT Ke-81 RI
"Persetujuan prinsip sudah diberikan. Tahapan berikutnya adalah penyusunan usulan teknis rute oleh PT PELNI sebagai dasar sebelum layanan dapat direalisasikan," ungkapnya.
Ia menilai, kehadiran rute pelayaran langsung akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaimana, terutama bagi pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pelaku usaha yang memiliki mobilitas tinggi menuju wilayah utara Papua. Selain mempersingkat waktu perjalanan, layanan tersebut juga diharapkan dapat menekan biaya transportasi yang selama ini harus ditempuh melalui jalur transit.
Di sisi lain, penambahan rute pelayaran diyakini mampu meningkatkan kelancaran distribusi logistik dan barang kebutuhan pokok antardaerah. Kondisi tersebut dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, memperluas aktivitas perdagangan, serta mendukung akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
DPRK Kaimana juga berharap koordinasi antara PT PELNI, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kabupaten Kaimana, dan instansi terkait terus diperkuat agar seluruh tahapan administrasi maupun teknis dapat segera diselesaikan.
Meski telah memperoleh persetujuan prinsip, pembukaan rute pelayaran masih memerlukan sejumlah proses lanjutan, mulai dari penyusunan rute, evaluasi operasional, hingga penyesuaian jadwal pelayaran. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, masyarakat berharap layanan pelayaran langsung dari Kaimana menuju wilayah utara Papua dapat segera terealisasi dan menjadi penggerak peningkatan konektivitas serta pembangunan di kawasan Papua.