Sabtu, 03 Okt 2026
Jumat, 02 Oktober 2026 16:18 WIT Ben
Rapat Panitia Menyongsong HUT Kota Fakfak ke-126 Tahun 2026 dalam rangka membahas persiapan dan koordinasi rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Fakfak ke-126.
TERASKASUARI, FAKFAK – Persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Fakfak ke-126 Tahun 2026 turut memperhatikan kondisi kemarau berkepanjangan dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam rapat persiapan HUT Kabupaten Fakfak ke-126 yang dipimpin Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., Jumat (2/10/2026), di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Lantai III Kantor Bupati Fakfak. Rapat diikuti sekitar 45 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, perbankan, Pertamina dan para kepala distrik.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah rangkaian kegiatan menyambut puncak HUT Kabupaten Fakfak pada 16 November 2026, meliputi kegiatan WOA, ramah-tamah dan doa bersama, minum kopi bersama pimpinan daerah dan Forkopimda, upacara HUT di Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta Sidang Paripurna DPRK Fakfak. Turut diusulkan pelaksanaan kegiatan bakti sosial.
- Dishub Teluk Bintuni Perkuat Keselamatan Transportasi Laut bagi Masyarakat Pesisir
- Persiapan HUT Fakfak Ke-126 Perhatikan Dampak Kemarau dan Kabut Asap
- DPRK Mansel Setujui Ranperda APBD Perubahan 2026, Tekankan Percepatan Program dan Transparansi Anggaran
Sejalan dengan pembahasan tersebut, aspek kesehatan menjadi perhatian karena kondisi kabut asap berpotensi memengaruhi masyarakat, khususnya dalam kegiatan yang dilaksanakan di ruang terbuka. Dinas Kesehatan menyatakan kesiapan mendukung seluruh rangkaian kegiatan dengan melakukan koordinasi bersama Puskesmas, rumah sakit, fasilitas kesehatan swasta, Klinik Polres dan Klinik Kodim.
Pembagian masker juga menjadi salah satu langkah yang dibahas. Dinas Kesehatan sebelumnya telah melakukan pembagian masker melalui wilayah kerja Puskesmas, terutama kepada kelompok rentan seperti anak-anak TK, siswa SD kelas 1 sampai kelas 3 serta lanjut usia. Ketersediaan masker selanjutnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan wilayah yang terdampak asap.
Selain persoalan asap, kondisi kemarau berkepanjangan turut berdampak terhadap kebutuhan air masyarakat. Unsur TNI menyatakan kesiapan membantu pengerahan personel untuk mendukung distribusi air serta melakukan koordinasi dengan pihak yang memiliki armada tangki air. Dukungan armada dari Kodim maupun Korem juga dapat dikoordinasikan apabila diperlukan.
Wakil Bupati Fakfak juga meminta agar kebutuhan bahan makanan dan logistik mendapat perhatian. Rapat teknis akan dilakukan untuk membahas ketersediaan beras dan bahan pangan lainnya, sumber pengadaan serta mekanisme pendistribusian kepada masyarakat yang terdampak kondisi kemarau, termasuk wilayah yang mengalami penurunan hasil pertanian.
Untuk mendukung masyarakat yang terdampak kabut asap, ketersediaan masker juga perlu dipastikan, termasuk untuk kebutuhan kunjungan ke wilayah seperti Distrik Tomage dan Bomberay. Pembagian masker kepada masyarakat di lokasi tertentu yang terdampak asap juga diusulkan dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit, Puskesmas dan pihak terkait.
Kondisi kemarau dan kabut asap tersebut juga menjadi perhatian dalam agenda lain di Kabupaten Fakfak, termasuk pembahasan di DPRK mengenai dampak polusi asap terhadap kesehatan masyarakat dan kegiatan belajar mengajar. Karena itu, pelaksanaan rangkaian HUT Kabupaten Fakfak ke-126 perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan serta memperhatikan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Rapat persiapan HUT Kabupaten Fakfak ke-126 berakhir pada pukul 17.10 WIT. Seluruh pihak terkait diharapkan terus melakukan koordinasi agar rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan lancar dengan tetap mempertimbangkan kondisi kemarau dan kabut asap yang sedang terjadi.