Sabtu, 03 Okt 2026
Jumat, 02 Oktober 2026 22:00 WIT Robert
Ilustrasi: Aktivitas transportasi laut masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Teluk Bintuni (Foto : jagamelanesia.com/MW)
Teluk Bintuni, teraskasuari.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni terus mendorong peningkatan keselamatan transportasi laut sebagai upaya mengantisipasi kecelakaan serta gangguan pelayaran masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting mengingat transportasi laut masih menjadi salah satu sarana utama mobilitas masyarakat antardistrik dan kampung pesisir.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandry Salakory, S.E., M.M., mengatakan pengawasan terhadap aktivitas transportasi laut terus dilakukan, terutama pada jalur yang banyak digunakan masyarakat.
“Keselamatan penumpang menjadi perhatian utama. Setiap operator perlu memastikan kondisi sarana angkutan, mesin, kemudi, bahan bakar serta perlengkapan keselamatan sebelum melakukan perjalanan,” ujar Jandry.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Teluk Bintuni yang memiliki wilayah pesisir, sungai dan perairan yang luas membuat sebagian masyarakat masih sangat bergantung pada speedboat maupun perahu untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, aspek keselamatan perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh operator maupun masyarakat pengguna jasa transportasi laut. Selain kondisi sarana, faktor cuaca juga perlu diperhatikan sebelum perjalanan dilakukan.
Dinas Perhubungan juga mendorong operator untuk tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi cuaca berpotensi membahayakan keselamatan penumpang. Penggunaan perlengkapan keselamatan, termasuk alat pelindung dan perlengkapan keselamatan di atas kapal, juga perlu menjadi bagian dari kebiasaan sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat dan operator untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan kelayakan sarana sebelum berlayar. Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi tidak memungkinkan,” katanya.
Pengawasan keselamatan pelayaran menjadi tantangan tersendiri karena sejumlah wilayah pesisir dan pedalaman masih memiliki keterbatasan akses komunikasi serta fasilitas pendukung transportasi. Kondisi tersebut membutuhkan koordinasi antara pemerintah, operator dan masyarakat agar aktivitas pelayaran dapat berlangsung secara aman.
Upaya peningkatan keselamatan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut sekaligus mendukung kelancaran konektivitas antarkampung dan antardistrik di Kabupaten Teluk Bintuni.[rb]