Senin, 10 Agu 2026
Minggu, 09 Agustus 2026 19:08 WIT Ang
TERASKASUARI.COM, Manokwari – Kepala Suku Meepago, Marinus Adi, menyoroti dugaan kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depapre, Kabupaten Jayapura. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut sekaligus memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Marinus menilai kasus tersebut perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak sebagai penerima manfaat program. Evaluasi, kata dia, perlu dilakukan terhadap proses penyediaan hingga pendistribusian makanan, termasuk kualitas bahan pangan, pengolahan, kebersihan, keamanan makanan, serta sistem pengawasan yang diterapkan dalam pelaksanaan program MBG.
- Kepala Suku Meepago Dorong Evaluasi Menyeluruh Program MBG Usai Dugaan Keracunan di Depapre
- Capaian Imunisasi Balita di Kaimana Tinggi, Dinkes Pastikan Layanan Menjangkau Hingga Pedalaman
- DPD BMP Papua Barat Gelar Pengobatan Gratis di Sanggeng Sambut HUT ke-81 RI
“Program MBG ini merupakan program yang baik dan kami mendukung pelaksanaannya. Namun, dengan adanya dugaan kasus keracunan di Depapre, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh agar dapat diketahui apa yang menjadi penyebabnya dan kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujar Marinus Adi.
Menurut Marinus, kritik dan masukan terhadap pelaksanaan MBG merupakan bentuk kepedulian terhadap program tersebut. Ia berharap pemerintah dapat menjadikan kejadian di Depapre sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat standar keamanan pangan, meningkatkan pengawasan, serta memastikan setiap makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar aman dan layak dikonsumsi. (TK/01)