Insiden Maybrat Tuai Kecaman, Ketua BMP Papua Barat Minta Tindakan Tegas

Selasa, 24 Maret 2026    17:35 WIT    Samuel Anggara

Ketua DPP BMP Papua Barat, Samuel Mandowen, mengecam keras serangan yang terjadi di Maybrat yang menewaskan dua prajurit TNI Angkatan Laut.

Dalam pernyataannya, Samuel menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan aksi kekerasan yang tidak dapat dibenarkan karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Papua Barat Daya. Ia menilai, insiden tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.

BMP Papua Barat pun mendesak aparat keamanan untuk mengambil langkah tegas, profesional, dan terukur dalam menangani kasus tersebut, serta memastikan para pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca Lainnya :

Selain itu, Samuel juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, agar turut berperan aktif dalam menjaga situasi tetap kondusif serta turut memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum pasti kebenarannya.

Menurutnya, penting bagi semua pihak untuk terus mengedepankan nilai-nilai persatuan, kedamaian, dan kebersamaan demi menjaga stabilitas wilayah.

“Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, kita berharap situasi keamanan di Papua Barat tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenteram,” ujarnya.

Ia pun menutup pernyataannya dengan harapan agar Papua tetap menjadi tanah damai dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.