Selasa, 01 Sep 2026
Selasa, 01 September 2026 20:48 WIT Rafael G
Personel Damkar Kabupaten Teluk Bintuni berpose bersama di depan armada pemadam kebakaran.
Teluk Bintuni, teraskasuari.com - Musim kemarau yang berlangsung saat ini turut memicu peningkatan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Teluk Bintuni. Menyikapi hal tersebut, Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan memantau sebaran titik api di sejumlah distrik, di antaranya Sumuri, Meyado, Aroba, Tembuni, dan Bintuni. Hal ini disampaikan Kabid Damkar Teluk Bintuni, Welem Mecibaru, S.H.
Guna mendukung kesiapsiagaan tersebut, sebanyak 33 personel Damkar disiagakan penuh dan secara rutin diberikan pembekalan teknis, mulai dari prosedur pemadaman, penanganan kondisi darurat, hingga evakuasi satwa liar. Langkah ini menjadi wujud komitmen Damkar dalam memberikan pelayanan proteksi yang menyeluruh kepada masyarakat.
Penanganan karhutla di lapangan juga tidak dilakukan sendiri. Damkar Teluk Bintuni menjalin sinergi dengan Polres Teluk Bintuni, TNI, BPBD, serta tim tanggap darurat LNG Tangguh dalam operasi pemadaman terpadu. Sinergi ini turut memanfaatkan penampungan air lokal untuk membantu melokalisir penyebaran api, khususnya di Distrik Sumuri yang menjadi salah satu titik rawan.
- Damkar Teluk Bintuni Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
- Tim UNAIR Sulap Limbah Jerami Manokwari Jadi Pakan Ternak Super Bernutrisi
- Tim Gabungan TNI-Polri dan BPBD Sigap Cegah Karhutla di Teluk Wondama
Kolaborasi lintas instansi serta kecepatan respons personel di lapangan dinilai cukup efektif menekan potensi meluasnya kebakaran di kawasan rawan, sehingga kerugian material dapat diminimalisir.
Meski demikian, sejumlah kendala operasional masih membayangi pelaksanaan tugas di lapangan, seperti terbatasnya jumlah armada yang layak pakai, minimnya alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan personel, belum adanya pos pemadam di distrik-distrik terluar, hingga belum tersedianya jaringan hidran publik yang berdampak pada kecepatan waktu tanggap. Ke depan, Pemerintah Daerah bersama Damkar Teluk Bintuni berencana menyusun langkah penguatan, mulai dari penambahan pos siaga armada hingga pemenuhan sarana pendukung lainnya, untuk mempercepat respons darurat sekaligus meningkatkan perlindungan bagi personel di lapangan.
Sinergi dan dedikasi berbagai pihak dalam penanganan karhutla ini menjadi bukti nyata komitmen menjaga keselamatan masyarakat Teluk Bintuni di tengah musim kemarau, sekaligus menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat dukungan sarana dan prasarana. [RF]