Senin, 24 Agu 2026
Minggu, 23 Agustus 2026 13:38 WIT Ang
TERASKASUARI.COM, Manokwari — Ketua DPD Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Barat, Saul Samuel Mandowen, mengecam tindakan penyanderaan terhadap sembilan perempuan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Samuel Mandowen menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan tersebut. Ia menilai penyanderaan terhadap masyarakat sipil, khususnya perempuan, merupakan tindakan keji dan tidak manusiawi karena telah menimbulkan ketakutan serta mengganggu rasa aman masyarakat.
Menurutnya, tindakan penyanderaan terhadap perempuan merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Perempuan Papua, kata dia, memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat karena berperan besar dalam keluarga, melahirkan generasi penerus, serta ikut membangun masa depan Papua.
- Penyanderaan Perempuan di Mimika Tuai Kecaman, BMP Papua Barat Dorong Penegakan Hukum
- Warga Teluk Wondama Melangkah Bersama dalam Lomba Gerak Jalan Dalam Semarak HUT RI ke-81
- Safari Merah Putih Jangkau 8 Kampung di Teluk Wondama, Pemerintah Bawa Bantuan dan Pelayanan
"Perempuan Papua harus menjadi sosok yang dihormati dan dilindungi. Tindakan penyanderaan terhadap perempuan merupakan tindakan tercela yang tidak dapat dibenarkan karena telah mencederai nilai kemanusiaan dan rasa keadilan masyarakat," tegasnya.
Ia berharap aparat keamanan TNI dan Polri dapat mengambil langkah hukum terhadap pelaku penyanderaan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, Saul juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mencari solusi dalam menciptakan perdamaian dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.
Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan di Papua membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dengan mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, serta komitmen bersama untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil. (TK/01)