Jumat, 28 Agu 2026
Rabu, 26 Agustus 2026 19:48 WIT Samuel Angga
TERASKASUARI.COM, Manokwari – Ikatan Pemuda Toraja Manokwari (IPTM) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V, Selasa (25/08/2026), bertempat di Swiss-Belhotel Manokwari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi IPTM dengan agenda evaluasi atas laporan pertanggungjawaban pengurus, perumusan program kerja dan AD/ART serta pemilihan ketua IPTM.
- Harun Barangan Nahkodai Ikatan Pemuda Toraja Manokwari
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemda dan Warga Mansel Ikuti Jalan Santai Berhadiah
- Ketua PCNU Mansel Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama
Pada pleno IV, peserta yang mewakili unsur pengurus Rayon IPTM se- Manokwari akhirnya secara demokratis memeilih Harun Barangan, S.H., sebagai Ketua, menggantikan ketua demisioner, Yossi Liling.

Harun Barangan berlatar belakang advokat pada Firma Hukum Vokelkop Legal Network yang berbasis di Manokwari. Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Makassar ini sebelumnya menjabat sebagai Ketua bidang hukum dan advokasi IPTM.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat, Dr. Samy Djunire Saiba, M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan sambutan dengan mengajak seluruh pemuda Toraja di Papua Barat untuk terus memperkuat persatuan dan saling bahu-membahu dalam menjaga kebersamaan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan, termasuk menyambut terbukanya lapangan pekerjaan baru di Papua Barat yang diharapkan dapat diisi dan dimanfaatkan oleh generasi muda.
“Pemuda harus terus memperkuat persatuan dan saling bahu-membahu dalam menjaga kebersamaan. Ke depan akan dibuka lapangan-lapangan pekerjaan baru di Papua Barat, dan harapannya anak-anak muda inilah yang dapat mengisi serta mengambil bagian dalam berbagai bidang pekerjaan tersebut,” ujar Samy.
Menurutnya, keberhasilan organisasi juga sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh anggota untuk menghormati dan menjalankan keputusan kepemimpinan. Karena itu, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin organisasi, seluruh jajaran di bawahnya diharapkan dapat mengikuti arahan dan bekerja bersama demi kepentingan organisasi.
Selain itu, Samy menyoroti munculnya berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ketua Pemuda Toraja Indonesia (PTI) Papua Barat, Patrix Barumbun Tandirerung selaku koordinator panitia pengarah Musda menjelaskan, pelaksanaan musyawarah telah berlangsung secara demokratis dan diinspirasi oleh nilai-nilai kearifan budaya Toraja, sebagaimana thema utama kegiatan 'sipaloloan - Sipembala'baran'. (TK/01)