Sabtu, 29 Agu 2026
Jumat, 28 Agustus 2026 20:35 WIT Rafael G
Personel Damkar Kabupaten Teluk Bintuni berpose bersama di depan armada pemadam kebakaran, menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla di musim kemarau.
Teluk Bintuni, teraskasuari.com – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Teluk Bintuni menunjukkan kesigapan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat selama musim kemarau, meski masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana. Berdasarkan keterangan Kabid Damkar Teluk Bintuni, Welem Mecibaru, S.H., pihaknya secara aktif memantau titik-titik rawan kebakaran di sejumlah distrik, termasuk Sumuri, Meyado, Aroba, Tembuni, dan Bintuni.
Sebanyak 33 personel Damkar disiagakan dan terus dibekali pelatihan teknis pemadaman, penanganan situasi darurat, hingga evakuasi satwa liar, sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan proteksi yang menyeluruh bagi masyarakat.
Yang patut diapresiasi, penanganan karhutla di lapangan tidak berjalan sendiri. Damkar Teluk Bintuni bersinergi erat dengan Polres Teluk Bintuni, TNI, BPBD, dan tim tanggap darurat LNG Tangguh dalam operasi pemadaman terpadu, memanfaatkan penampungan air lokal untuk melokalisir penyebaran api, khususnya di kawasan Distrik Sumuri.
Koordinasi lintas instansi dan kecepatan respons personel di lapangan ini terbukti efektif menekan potensi meluasnya kebakaran di kawasan rawan, sehingga dampak kerugian material dapat diminimalisir.
Di sisi lain, pelaksanaan tugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala operasional, seperti keterbatasan armada yang layak pakai, minimnya alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan petugas, belum adanya pos pemadam di distrik terluar, serta belum tersedianya jaringan hidran publik yang turut memengaruhi kecepatan waktu tanggap. Ke depan, Pemerintah Daerah bersama Damkar tengah menyusun langkah strategis penambahan pos penyiagaan armada dan sarana pendukung, guna memperkuat kecepatan tanggap darurat dan melindungi personel yang bertugas di lapangan.
Sinergi dan dedikasi seluruh unsur ini menjadi bukti nyata komitmen bersama menjaga keselamatan masyarakat Teluk Bintuni di tengah musim kemarau, sekaligus menjadi catatan penting bagi Pemda untuk memperkuat dukungan sarpras. [RF]