Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen pada Triwulan II 2026

Selasa, 11 Agustus 2026    21:42 WIT    Hendra W

MANOKWARI — Perekonomian Provinsi Papua Barat pada Triwulan II Tahun 2026 tumbuh sebesar 3,41 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat, Ir. Merry, di Manokwari, Selasa (11/8/2026).

Merry menjelaskan, meski tumbuh secara tahunan, perekonomian Papua Barat mengalami kontraksi sebesar 0,12 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq). Namun, secara kumulatif pada Semester I 2026, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 4,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi paling besar ditopang sektor Industri Pengolahan yang memberikan andil 1,71 persen, disusul sektor Pertambangan dan Penggalian. Sementara pertumbuhan tertinggi dicatatkan sektor Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,22 persen, diikuti sektor Transportasi dan Pergudangan sebesar 6,80 persen. Menurut Merry, capaian tersebut mengindikasikan mulai pulihnya aktivitas pariwisata dan logistik di daerah.

Baca Lainnya :

Adapun dari sisi pengeluaran, Konsumsi Pemerintah menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 2,05 persen. Meski demikian, komponen Ekspor Barang dan Jasa masih mendominasi struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan pangsa mencapai 79,42 persen.

Secara spasial, Provinsi Papua Barat menyumbang 11,79 persen terhadap total perekonomian wilayah Maluku dan Papua. Sementara Provinsi Papua Barat Daya memberikan kontribusi sebesar 5,67 persen terhadap perekonomian di wilayah yang sama.